Daftar Berita

Pencarian : Tahun Data :
Menampilkan data ke 71 s/d 80 dari total 457 data.
Sosialisasi Peraturan dan Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) Tahun 2017
Meningkatnya investasi menyebabkan semakin bertambahnya jumlah perusahaan di DIY. Menurut data Disnakertrans DIY Tahun 2016, di DIY terdapat 3.737 perusahaan yang terdiri dari 2.368 perusahaan kecil, 778 perusahaan menengah dan 391 perusahaan besar. Berdasarkan pemantauan Disnakertrans DIY hingga bulan April 2017, dari 3.797 perusahaan yang ada, 77 diantaranya menggunakan Tenaga Kerja Asing (TKA) sejumlah 235 orang yang bekerja pada berbagai jabatan, baik pada Jabatan Direksi ataupun jabatan-jabatan teknis. Dengan adanya TKA di DIY, di satu sisi diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan kemampuan teknologi bagi tenaga kerja lokal, dan di sisi lain dalam pelaksanaannya perlu dilakukan pemantauan dan pengendalian terhadap penggunaannya, sesuai dengan aturan yang berlaku, baik dalam perijinannya maupun pemantauan terhadap jabatan-jabatan yang dapat diduduki oleh TKA. Dalam upaya pemantauan dan pengendalian TKA ada beberapa aspek yang diperhatikan, antara lain menyangkut pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia dengan cara alih keterampilan dan alih teknologi. Pertimbangan lainnya harus melengkapi dokumen dan perijinan penggunaan TKA, serta harus mendorong pembukaan lapangan kerja yang luas terutama bagi pekerja Indonesia. Untuk menyamakan persepsi,dan memberikan informasi berkaitan dengan TKA dan solusi yang berkaitan dengan permasalahan TKA. Disnakertrans DIY melaksanakan sosialisasi Peraturan dan Tata Cara Penggunaan TKA Tahun 2017. Pada kesempatan ini Disnakertrans DIY mengundang sebanyak 50 orang peserta dari perusahaan-perusahaan di DIY yang menggunakan TKA Kegiatan ini dilaksanakan di Wisma Sargede, Jalan Pramuka No. 5F Umbulharjo, Yogyakarta, selama 1 hari, pada hari Selasa tanggal 25 April 2017 dengan narasumber dari Disnakertrans DIY, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta dan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (KP2TSP) DIY. Melalui sosialisasi ini diharapkan terwujud koordinasi dan komunikasi dua arah untuk menyamakan persepsi tentang penggunaan TKA demi kenyamanan dan keamanan bersama.(heny2017)
Penutupan Pelatihan Keterampilan Pencari Kerja Angkatan I Tahun 2017
Setelah kurang lebih sekitar 40 hari mulai dari tanggal 27 Februari 2017 sampai dengan 20 April 2017 menjalani pelatihan institusional di Balai Latihan Kerja dan Pengembagan Produktivitas Daerah Istimewa Yogyakarta, pelatihan kejuruan las listrik, bahasa inggris, salon kecantikan dan audio video angkatan pertama telah resmi ditutup pada hari Jum’at tanggal 21 April 2017. Acara penutupan yang diadakan di aula Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas Daerah Istimewa Yogyakarta diawali dengan menyanyikan lagu wajib Padamu Negeri oleh peserta pelatihan kejuruan salon kecantikan dan ditutup secara resmi oleh Bapak Sukiran, SE selaku Kepala Seksi Pengembangan Produktivitas BLKPP DIY. Dalam acara penutupan ini disampaikan juga pesan dan kesan selama mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas Daerah Istimewa Yogyakarta oleh sdr. Yohanes Batista Edy Sutaryo peserta dari kejuaruan Audio Video sebagai perwakilan peserta. Dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada peserta pelatihan. Dengan berakhirnya Pelatihan Keterampilan Pencari Kerja Angkatan pertama ini diharapkan peserta pelatihan bisa menerapkan ilmu-ilmu yang telah didapatkan di Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas Daerah Istimewa Yogyakarta di dunia kerja yang sesungguhnya. (fe/tu/blkpp)
Rehat Sejenak Melepas Penat
Beginilah suasana para peserta pelatihan keterampilan pencari kerja di Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas Daerah Istimewa Yogyakarta saat istirahat, menikmati snack dan melepas penat. Para Peserta Keterampilan Pencari Kerja sedang beristirahat di rest area Peserta pelatihan kejuruan Las Listrik menikmati snack bersama instruktur sambil bersenda gurau Narsis sebentar di sela-sela pelatihan Bercengkrama bersama teman di sisa jam istirahat (fe/tu/blkpp)
PELAKSANAAN BIMTEK PEMBERDAYAAN TRANSMIGRASI LOKAL LOKASI KARANGTENGAH IMOGIRI BANTUL
Pemerintah Daerah DIY melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY melaksanakan Bimtek Pemberdayaan bagi transmigran lokal dalam rangka pengembangan usaha dalam pengolahan makanan sebanyak 20 orang. Pelaksanaan pada tanggal 17 s/d 21 April 2017 bertempat di balai pertemuan translok Karangtengah Imogiri Bantul. Maksud diselenggarakannya kegiatan Pemberdayaan ini adalah untuk menciptakan keberdayaan masyarakat Transmigrasi Lokal di Karangtengah, Imogiri, Bantul agar mereka dapat berpartisipasi dalam pembangunan, karena dalam prosesnya mengupayakan peningkatan sumber daya manusia serta partisipasi masyarakat. Tujuan yang ingin dicapai dengan dilaksanakannya kegiatan ini adalah : - Terbekalinya masyarakat dengan beberap keterampilan sehingga mampu menjadi mandiri - Terbantunya masyarakat agar mendapatkan daya dan kemampuan untuk mengambil keputusan, mengurangi ketergantungan dari pihak lain dan lebih berdaya melalui usaha mereka sendiri dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. (Stp/ Trans)
Kejuruan Bahasa Inggris Studi Lapangan ke Candi-candi Jogja
Kejuruan Bahasa Inggris Angkatan pertama dan kedua Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan studi lapangan ke beberapa candi yang berada di Yogyakarta (17/04). Antara lain Candi Prambanan, Candi Sojiwan, Candi Barong dan Candi Ratu Boko. Dengan dipandu seorang Guide, para peserta pelatihan mempelajari sejarah dari candi-candi tersebut. Kemudian mereka mempresentasikan apa yang telah mereka pelajari dari guide dengan menggunakan bahasa inggris kepada peserta pelatihan yang lain. Disana mereka juga bisa mempraktekkan kemampuan berbahasa inggris yang telah dikuasai pada para turis asing yang sedang berwisata. Dengan adanya studi lapangan ini diharapkan peserta pelatihan bisa dengan percaya diri mempraktekkan kemampunnya untuk belajar menjadi seorang tour guide. (fe/tu/blkpp)
Apa itu Iklim Kerja ?
Iklim Kerja adalah suatu kondisi lingkungan kerja yang merupakan gabungan antara suhu kering, suhu basah, kelembaban, suhu radiasi, kecepatan gerakan udara dan beban kerja. Iklim kerja suatu tempat kerja dibedakan menjadi : - Iklim kerja dengan suhu panas - Iklim kerja dengan suhu dingin Penyebab iklim kerja panas/dingin Iklim kerja panas antara lain ditimbulkan oleh : 1. Proses produksi seperti peleburan, pengeringan, pemanasan, dan penguapan. 2. Tempat kerja terkena langsung sinar matahari 3. Ventilasi ruang kerja untuk pegantian udara ridak memadai 4. Tidak ada gerakan udara 5. Lokasi bangunan terlalu rapat dengan bangunan lainnya, sehingga gerakan udara sekitar bangunan terhambat. 6. Material bangunan dari bahan pengantar panas 7. Proses produksi membutuhkan suhu tertentu. Iklim kerja dingin, biasanya berasal dari peralatan yang memerlukan suhu dan kelembaban suhu yang rendah atau pekerjaan yang karena sifatnya memerlukan suhu dingin dan kelembaban rendah. Pengaruh Terhadap Tenaga Kerja Iklim Panas Bekerja ditempat kerja yang suhunya tinggi dapat mengakibatkan : 1. Ketidak nyamanan dalam melakukan perkerjaan 2. Kekurangan cairan dalam tubuh karena terlalu banyak pengeluaran dan penguapan keringat melalui kulit sehingga terjadi dehidrasi. 3. Timbulnya milliaria 4. Tenaga Kerja mengalami tekanan panas seperti heat, cramp, heatexhaustion, heat strook. Iklim kerja dingin Bekerja di tempat kerja yang suhunya terlalu rendah dapat menyebabkan : 1. Ketidak nyamanan dalam melakukan pekerjaan 2. Suhu kulit turun, perut mudah kembung, sering buang air kecil, rangsangan terhadap membran mukosa. Untuk menilai iklim kerja diperlukan pengukuran-pengukuran : 1. Suhu udara kering 2. Suhu basah 3. Kelembaban 4. Suhu radiasi 5. Kecepatan gerakan udara Hasil pengukuran tersebut digunakan untuk menilai kondisi lingkungan menggunakan parameter-parameter suhu basah alami, Indeks Suhu Basah Bola (ISBB) atau Indeks Tekanan Panas (ITP). Dengan penilaian tersebut selanjutnya dapat dievaluasi tentang pengaturan waktu kerja-waktu istirahat-dan syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk bekerja pada tekanan panas tertentu.(rrn/hiperkes&kk)
PEMERIKSAAN KESEHATAN TENAGA KERJA DI PT.Mega Andalan Kalasan Logam
Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja Hiperkes dan KK di PT.Mega Andalan Kalasan Logam yang dilaksanakan pada hari Selasa, 04 April 2017 diikuti oleh 58 orang pekerja. Pemeriksaan tersebut mencakup pemeriksaan spirometri, audiometri, fisik dan cek laboratorium. Balai Hiperkes dan Keselamatan Kerja DIY sebagai UPTD penyelenggara pelayanan publik pada Pemerinta Daerah DIY dan khususnya di bidang pelayanan Hiperkes dan Keselamatan Kerja, sehingga dalam rangka mewujudkan pelayanan yang berkualitas, mudah, adil, cepat, transparant, terukur serta akuntable. Pemeriksaan kesehatan tenaga kerja Balai Hiperkes dan KK memiliki dasar hukum UU No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Peraturan menteri Tenaga Kerja No.01 Tahun 1976 tentang Kewajiban Latihan Hiperkes bagi Dokter Perusahaan, dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.Per. 03/Men/1982 tentang Pelayanan Kesehatan Kerja. Persyaratan pelayanan yaitu perusahaan yang ada di wilayah DIY dan sekitarnya. Sedangkan Sistem, Mekanisme dan Prosedur pendaftaran yaitu sebagai berikut : 1. Perusahaan mengajukan permohonan pemeriksaan kesehatan tenaga kerja melalui surat, telepon, atau email. 2. Penentuan jadwal pemeriksaan tenaga kerja apabila belum sepakat perusahaan dapat mengajukan permohonan kembali. 3. Bila telah terjadi kesepakatan maka dapat dilanjutkan pelaksanaan pemeriksaan tenaga kerja 4. Perusahaan melakukan pembayaran melalui bendahara penerimaan 5. Perusahaan dapat mengambil hasil laporan pemeriksaan tenaga kerja. Infografis Prosedur Pengajuan Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja rrn/hiperkes
Pelatihan Institutional Kejuruan Listrik Angkatan I Tahun 2017
Pada hari Kamis tanggal 13 Februari 2017 Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta di kelas kejuruan Listrik, terlihat para siswa sedang sibuk melakukan praktek instalasi listrik dan praktek panel kontrol. Alat Praktikum kelistrikan yang tersedia di Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas untuk menunjang proses pelatihan tersedia banyak jadi setiap siswa bisa mendapat alat praktikum sendiri-sendiri. Deni salah satu peserta pelatihan kejuruan listrik yang berasal dari Cupuwatu Kalasan Sleman lulusan dari SMK Perindustrian merasa senang telah lolos seleksi masuk dan bisa mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas. Sdr Deni sudah pernah bekerja selama 2 tahun di salah satu perusahaan otomotif di Jakarta dan mengikuti pelatihan ini untuk bisa belajar dan mendapatkan sertifikat sehingga bisa membantu saat mencari pekerjaan kembali. Menurut Bapak Suharto instruktur kejuruan listrik, hambatan yang sering dihadapi beliau saat mengajar adalah background para pencari kerja yang berbeda-beda yaitu ada yang lulusan dari SMA, SMK dan Sarjana, ada yag pernah bekerja dan belum pernah bekerja sama sekali. Dan ini merupakan tantangan tersendiri yang harus dihadapi oleh seluruh instruktur di Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas Daerah Istimewa Yogyakarta.(fe/tu/blkpp)
BIK & BIP KALIURANG
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Derah Istimewa Yogyakarta memiliki Gedung dan Aula yang disewakan di daerah Kaliurang. Gedung dan Aula tersebut adalah Balai Istirahat Karyawan (BIK) dan Balai Istirahat Pegawai (BIP). Berikut adalah rincian harga sewa BIK & BIP KALIURANG :
Seleksi Penerimaan Masuk SISWA PELATIHAN GRATIS BLKPP Angkatan III Tahun 2017
Kamis, 13 April 2017 Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah telah mengadakan seleksi masuk siswa pelatihan pencari kerja. Seleksi masuk ini diadakan untuk menyeleksi siswa yang berhak mengikuti pelatihan. Total pendaftar mencapai 108 orang untuk 2 Subkejuruan, Salon Kecantikan sebanyak 21 orang pendaftar, dan Menjahit sebanyak 87 orang yang berasal dari Bantul, Sleman, Kota Yogyakarta dan Gunung Kidul. Ibu Herlina, salah satu peserta yang ikut tes seleksi penerimaan pelatihan subkejuruan salon kecantikan yang berasal dari Balecatur Gamping Sleman berharap bisa diterima menjadi siswa di Balai Latihan Kerja da Pengembangan Produktivitas sehingga bisa ikut belajar tentang dasar-dasar salon kecantikan, selain itu beliau juga berharap bisa mendirikan usaha mandiri setelah lulus dan mendapatkan sertifikat dari BLKPP Yogyakarta. Untuk siswa yang lolos seleksi diumumkan pada tanggal 18 April 2017 dan daftar ulang pada tanggal 19 April 2017.(fe/tu/blkpp)