FGD Kelompok Kerja Link and Match

30 NOV 2020, 347 x dibaca

Terdapat tiga hal yang perlu dilakukan untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada saat situasi Adaptasi Kebiasaan Baru ini. Hal ini diungkapkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY, Aria Nugrahadi saat mewakili Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji dalam acara FGD Kelompok Kerja Link and Match Komite Vokasi dan Produktivitas Daerah DIY yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Agenda ini digelar di Ballroom Novotel Suites, Yogyakarta, Rabu (25/11) pagi.
“Pertama, adanya reorientasi yaitu orientasi kelembagaan pendidikan, pelatihan vokasi, dan produktivitas yang mengarah pada peningkatan unggul pendidikan, mengacu pada kompetensi SDM di bidang-bidang keseluruhan masa depan industri yang ada di Indonesia dan dunia. Kedua, adanya makna revitalisasi yaitu mengganti sarana dan prasarana pendukung agar bisa memenuhi standar kompetensi SDM terhadap kualitas industri. Ketiga, perlu ada rebranding, yaitu melakukan kampanye-kampanye positif terhadap pendidikan, baik itu pendidikan formal maupun pendidikan vokasional agar tidak lagi dianggap sebagai sebuah inferioritas dalam dunia pendidikan," ungkap Aria Nugrahadi.
Pemerintah Daerah DIY telah membentuk komite vokasi dan produktivitas daerah yang telah berkolaborasi dengan perangkat pendukung lainnya seperti forum komunikasi jejaring pemagangan, kepala bidang, dan berbagai asosiasi pengusaha serta pelaku industri di DIY untuk melakukan kerjasama. Bentuk kerjasamanya mulai dari praktik kerja, pemagangan sampai dengan penempatan kerja bagi lulusan SMK dan politeknik.

Bagikan :