Program Padat Karya Jogja Istimewa 2025 Dorong Perekonomian Kalurahan

Ilustrasi: Program Padat Karya Jogja Istimewa 2025 Dorong Perekonomian Kalurahan
Program Padat Karya Jogja Istimewa atau Padat Karya Penerapan Tata Nilai Semangat Kejogjakartaan (PKTN) Tahun 2025 mencakup 92 paket kegiatan di 89 kalurahan, dengan rencana pemberdayaan yang melibatkan sebanyak 3.689 tenaga kerja.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY menargetkan pelaksanaan PKTN, baik murni maupun perubahan, diikuti oleh sedikitnya 3.680 tenaga kerja, dengan ketentuan waktu kerja 18 hari per orang. Program padat karya ini didukung oleh anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan senilai Rp11,04 miliar.
Hingga pertengahan Agustus 2025, capaian program telah mencapai 65,21%, setara dengan 60 paket kegiatan yang berjalan di 59 kalurahan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.414 tenaga kerja telah diberdayakan, atau sekitar 65,60% dari target serta 65,28% dari rencana kalurahan.
Melalui skema padat karya ini, Dana Keistimewaan berperan sebagai penggerak perekonomian lokal sekaligus memperkuat peran masyarakat di tingkat kalurahan dalam pembangunan berbasis pemberdayaan.